ada 1 teman saya, perempuan juga pastinya.
dia selalu bilang begini:
Girls are like phones.
We love to be held,
talked to,
but if you press the wrong button,
sorry!
you'll be disconnect.
aha. saya setuju dengan teman saya ini.
dia benar. pikir saja bung, perempuan itu suka sekali di ajak bicara, kami suka sekali di kendalikan, namun jika anda salah bertindak, mohon maaf bung!
anda akan kehilangan jejaknya sekalipun.
Wednesday, October 27, 2010
Monday, October 25, 2010
it's an old note.
ini catatan lama saya, awal tahun 2010 rupanya. saat saya jatuh cinta. lagi.
sayang rasanya kalau tidak sempat di share.
Jakarta, Januari 2010.
saya kira, saya sedang jatuh dan ambruk. karena tidak kuat menahan gelora-gemuruh-riak dan gejolak asmara yang di curigai berasal dari satu sosok kawan dekat: Dia.
Tuhaaaaaann. maukah Kau sedikit beri tau dia kalau saya sedang rasa apa yang dia rasa juga. dia sepertinya agak tergila-gila dengan saya. namun tak bisa di ungkap karena adanya seorang lain di pihaknya. saya sok tau? tidak. saya masih ingat matanya menelanjangi isi otak saya seraya menebak apa yang saya pikirkan tentang dia sore itu di dalam mobilnya. lalu lintas padat, dan kami hanya berdua. sejak itu saya tau, dia yang memulai gemuruh-gelombang asmara. bukan saya! saya hanya ikuti gelombangnya. tapi mingkin saya pemantiknya. haha. entahlah.
sayang rasanya kalau tidak sempat di share.
Jakarta, Januari 2010.
saya kira, saya sedang jatuh dan ambruk. karena tidak kuat menahan gelora-gemuruh-riak dan gejolak asmara yang di curigai berasal dari satu sosok kawan dekat: Dia.
Tuhaaaaaann. maukah Kau sedikit beri tau dia kalau saya sedang rasa apa yang dia rasa juga. dia sepertinya agak tergila-gila dengan saya. namun tak bisa di ungkap karena adanya seorang lain di pihaknya. saya sok tau? tidak. saya masih ingat matanya menelanjangi isi otak saya seraya menebak apa yang saya pikirkan tentang dia sore itu di dalam mobilnya. lalu lintas padat, dan kami hanya berdua. sejak itu saya tau, dia yang memulai gemuruh-gelombang asmara. bukan saya! saya hanya ikuti gelombangnya. tapi mingkin saya pemantiknya. haha. entahlah.
Thursday, May 13, 2010
a story about that pathetic guy
saya ingat kalo saya punya blog yang mesti di urus ya.
ni baru kepikiran mau nulis aja.
hmm, saya coba untuk cerita tentang satu sahabat saya (you know who you are, dude!)
mari kita sebut saja Mawar. eh sori, dia ini laki-laki, jadi coba sebut saja Niko.
teman saya ini kuliah beda kota dengan tempat tinggal saya. dia juga ngekos.
menurut saya, dia cukup pintar. I really enjoy the moment when we talk much.
kami cukup intens berkirim sms. berbicara tentang hari-hari masing-masing.
berbicara tentang kritikan banyak hal yang memang wajar untuk di kritik.
berbincang tentang kegagalan masing-masing, passion masing-pasing, interest masing-masing, hobi masing-masing, juga cita-cita masing-masing.
satu yang saya ingat tentang Niko. dia menyebut dirinya PRIA MENYEDIHKAN.
and, haha!
He was really obsessed with Alive branded. I don't really know about it. Yang saya tau, semua pakaian, sepatu dan topinya itu brand juga pastinya buatan luar negeri.
oh, pasti uang jajannya bisa habis dalam sekali beli baju ya.
waktu itu, sempat sekali kami sedang di jalan dan berhenti di salah satu minimarket 24 jam, dia belikan susu panas buat saya. hehe. maaf, saya ndak suka susu putih.
saya minta di belikan 2 botol mineral water. yang 1 saya masukkan tas, dan 1 lagi tertinggal di mobilnya.
pagi harinya, dia upload di Yahoo Messenger foto kamarnya yang mana saya tau, titik fokus ada di 1 botol mineral water semalam. maksudnya apa ya? tapi saya tidak mau mengartikan apa-apa.
anyway, dalam pikiran saya, dia sama sekali tidak MENYEDIHKAN (meski saya tau pasti bagaimana dia mendeskripsikan kata itu)
dia bocah laki-laki yang sangat menyenangkan.
dia menuju ke arah seorang pria dewasa yang bijak, tau bagaimana menempatkan dirinya di depan orang sekitarnya.
(tolong, jangan artikan ini sebagai kekaguman sesaat. He is so amazing. dan tolong ingat, dia sahabat saya)
ni baru kepikiran mau nulis aja.
hmm, saya coba untuk cerita tentang satu sahabat saya (you know who you are, dude!)
mari kita sebut saja Mawar. eh sori, dia ini laki-laki, jadi coba sebut saja Niko.
teman saya ini kuliah beda kota dengan tempat tinggal saya. dia juga ngekos.
menurut saya, dia cukup pintar. I really enjoy the moment when we talk much.
kami cukup intens berkirim sms. berbicara tentang hari-hari masing-masing.
berbicara tentang kritikan banyak hal yang memang wajar untuk di kritik.
berbincang tentang kegagalan masing-masing, passion masing-pasing, interest masing-masing, hobi masing-masing, juga cita-cita masing-masing.
satu yang saya ingat tentang Niko. dia menyebut dirinya PRIA MENYEDIHKAN.
and, haha!
He was really obsessed with Alive branded. I don't really know about it. Yang saya tau, semua pakaian, sepatu dan topinya itu brand juga pastinya buatan luar negeri.
oh, pasti uang jajannya bisa habis dalam sekali beli baju ya.
waktu itu, sempat sekali kami sedang di jalan dan berhenti di salah satu minimarket 24 jam, dia belikan susu panas buat saya. hehe. maaf, saya ndak suka susu putih.
saya minta di belikan 2 botol mineral water. yang 1 saya masukkan tas, dan 1 lagi tertinggal di mobilnya.
pagi harinya, dia upload di Yahoo Messenger foto kamarnya yang mana saya tau, titik fokus ada di 1 botol mineral water semalam. maksudnya apa ya? tapi saya tidak mau mengartikan apa-apa.
anyway, dalam pikiran saya, dia sama sekali tidak MENYEDIHKAN (meski saya tau pasti bagaimana dia mendeskripsikan kata itu)
dia bocah laki-laki yang sangat menyenangkan.
dia menuju ke arah seorang pria dewasa yang bijak, tau bagaimana menempatkan dirinya di depan orang sekitarnya.
(tolong, jangan artikan ini sebagai kekaguman sesaat. He is so amazing. dan tolong ingat, dia sahabat saya)
Labels:
amazing,
circle K,
Java Rockin' Land,
lia dewi,
main-main,
mineral water,
sahabat
Saturday, February 27, 2010
kesamber gledek
Saya punya pelajaran penting buat temen-temen yang tinggal di rumah (ya. soalnya mereka yang tinggal di kolong jembatan mikir kalo tulisan saya ini gak penting bgt buat mereka)
Well,
Cabut semua plugging alat elektronik yang ada di rumah jika hujan. mau hujan gerimis juga kek, kita gak tau kalo tiba-tiba si thunder nyamber.
rumah saya itu korbannya.
hari itu sabtu pagi, saatnya berleha-leha di rumah. jam 9 pagi, aha! mau testing radio aaah di hape baru. suddenly: jeger-jeger. kayak suara tembakan 2 kali di ventilasi kamar saya (saat itu saya berfikir apakah itu polisi sedang kejar-kejaran di atas genteng rumah saya)
5 detik lamanya saya bengong, kemudian gak berhenti bertasbih dan istighfar.
oh GOD, apa nyawa saya sudah di ambil? apa saya masi hidup? sebagai testingnya, saya jerit-jerit dari kamar saya di lantai 2: ibuuuuuuuuuuuu.. ibuuuuuuuuuuuuu.. ibuuuuuuuu..
waw, ibu tak menyaut. saya fikir saya beneran lewat.
masi sempat berfikir dan hampir menangis, saya menjerit dan jingkrak-jingkrak (bukan girang loh, tapi jingkrak karena parno abis) di option kedua: bapaaaaaaaaaaaakkk.. bapaaaaakkkkk... tadiii ada apaaaa??
huaaaaaaaa, toloooooooong.
tidak lama, bapak saya dan saudara laki-laki saya naik keatas sambil tersenyum, mereka berkata: ya ALLAH, opo yo iku mang?
(alhamdulillah, saya masih hidup)
saya agak tenang dan menjawab: kabelnya kebakar deh kayaknya.
yap. benar!
30 menit kemudian, kami menemukan korban-korban tewas di lantai 1 dalam rumah.
yaitu: kabel telepon gosong, 2 unit televisi matot (mati total dan gosong), air mati, lampu juga mati, 2 unit kulkas, 1 unit dvd, 1 unit boombox.
eh tapi kenapa 2 unit mesin cuci di lantai 2 sehat walafiat ya? padahal kabel telepon di kamar saya kaku dan gosong song song.
alhamdulillah (again), personil rumah kami masih lengkap.
Well,
Cabut semua plugging alat elektronik yang ada di rumah jika hujan. mau hujan gerimis juga kek, kita gak tau kalo tiba-tiba si thunder nyamber.
rumah saya itu korbannya.
hari itu sabtu pagi, saatnya berleha-leha di rumah. jam 9 pagi, aha! mau testing radio aaah di hape baru. suddenly: jeger-jeger. kayak suara tembakan 2 kali di ventilasi kamar saya (saat itu saya berfikir apakah itu polisi sedang kejar-kejaran di atas genteng rumah saya)
5 detik lamanya saya bengong, kemudian gak berhenti bertasbih dan istighfar.
oh GOD, apa nyawa saya sudah di ambil? apa saya masi hidup? sebagai testingnya, saya jerit-jerit dari kamar saya di lantai 2: ibuuuuuuuuuuuu.. ibuuuuuuuuuuuuu.. ibuuuuuuuu..
waw, ibu tak menyaut. saya fikir saya beneran lewat.
masi sempat berfikir dan hampir menangis, saya menjerit dan jingkrak-jingkrak (bukan girang loh, tapi jingkrak karena parno abis) di option kedua: bapaaaaaaaaaaaakkk.. bapaaaaakkkkk... tadiii ada apaaaa??
huaaaaaaaa, toloooooooong.
tidak lama, bapak saya dan saudara laki-laki saya naik keatas sambil tersenyum, mereka berkata: ya ALLAH, opo yo iku mang?
(alhamdulillah, saya masih hidup)
saya agak tenang dan menjawab: kabelnya kebakar deh kayaknya.
yap. benar!
30 menit kemudian, kami menemukan korban-korban tewas di lantai 1 dalam rumah.
yaitu: kabel telepon gosong, 2 unit televisi matot (mati total dan gosong), air mati, lampu juga mati, 2 unit kulkas, 1 unit dvd, 1 unit boombox.
eh tapi kenapa 2 unit mesin cuci di lantai 2 sehat walafiat ya? padahal kabel telepon di kamar saya kaku dan gosong song song.
alhamdulillah (again), personil rumah kami masih lengkap.
Labels:
ah,
alhamdulillah,
ibu di rumah,
indonesia,
kesamber gledek,
lia dewi,
sujud syukur,
thunder
Friday, January 22, 2010
kita semua adalah pasien klinik 24 jam
kita semua adalah pasien klinik 24 jam.
apa maksudmu dew?
maksud saya ya itulah.
hidup ini hanyalah menunggu mati.
kita ini seperti pasien yang ada di ruang tunggu yang penuh di sebuah klinik 24 jam di pinggiran kota.
kita gak tau kapan bakalan di panggil buat di periksa.
yang kita tau, klinik ini 24 jam.
apa maksudmu dew?
maksud saya ya itulah.
hidup ini hanyalah menunggu mati.
kita ini seperti pasien yang ada di ruang tunggu yang penuh di sebuah klinik 24 jam di pinggiran kota.
kita gak tau kapan bakalan di panggil buat di periksa.
yang kita tau, klinik ini 24 jam.
Labels:
di pinggiran kota,
hidup dan mati,
klinik 24 jam,
lia dewi,
menunggu,
pasien
Friday, January 15, 2010
you know it's all about time
waktu ini yang saya tunggu,
dimana ibu saya mau duduk di samping saya, yang sedang tenggelam di dunia maya.
waktu ini yang saya tunggu,
saat ibu saya bilang: wi, uru'ono ngeblog yo!!! yaopo seh carane?
waktu ini yang saya tunggu,
dimana saya bisa ngakak sepuaspuasnya lihat ibu tersayang ini kesemutan pegang kursor laptop.
mungkin pikir ibu: mending pegang ulekan ketimbang iki. wuooppooo iki??!!! gringgingen kabeh aku.
saya, sale dan terry (dua ekor adik saya) tertawa pasrah.
hihihi.. hihihi... yah, you knoooooowwww.
dimana ibu saya mau duduk di samping saya, yang sedang tenggelam di dunia maya.
waktu ini yang saya tunggu,
saat ibu saya bilang: wi, uru'ono ngeblog yo!!! yaopo seh carane?
waktu ini yang saya tunggu,
dimana saya bisa ngakak sepuaspuasnya lihat ibu tersayang ini kesemutan pegang kursor laptop.
mungkin pikir ibu: mending pegang ulekan ketimbang iki. wuooppooo iki??!!! gringgingen kabeh aku.
saya, sale dan terry (dua ekor adik saya) tertawa pasrah.
hihihi.. hihihi... yah, you knoooooowwww.
Saturday, January 09, 2010
dunia ini terlalu indah untuk saya =D
dunia terlalu indah jika saya bicara tentang sialnya saya yang berturutan.
dunia terlalu indah untuk menyimpan senyum saya saat melihat anak-anak kecil tetangga yang bermain di depan rumah.
dunia masih terlalu indah jika saya menangis malam nanti karena memikirkan gagalnya kisah cinta dengan dia.
dunia terlalu indah untuk menahan lepasnya tertawa saya ini sehingga menunjukkan barisan gigi kelinci saya ini.
dunia masih juga indah dengan tidak adanya siapapun yang membantu saya tentang persoalan gagalnya bercinta.
dunia masih terlalu indah jika saya memutuskan untuk masuk ke dalam kisah cinta sang pangeran negeri seberang dengan permaisurinya. ya, sang pangeran inginkan saya. saya tau itu.
ah, cinta lagi cinta lagi.
saya payah dengan 5 huruf yang bersatu itu.
dunia terlalu indah jika saya lebih memilih untuk melupakan risaunya pekerjaan, lelahnya belajar.
dunia masih terlalu indah untuk saya habiskan berdiam diri tanpa suatu perubahan apapun.
dunia terlalu indah jika saya mengabaikan apa yang ada di hadapan saya saat ini.
saya tidak akan berhenti, ataupun berdiam, apalagi menangis mengiba.
karena dunia terlalu indah.
oooohhhhhhh. i love this world so much.
Subhanallah.
dunia indah.
dunia terlalu indah.
dunia juga masih indah saat saya menulis ini.
dunia terlalu indah untuk menyimpan senyum saya saat melihat anak-anak kecil tetangga yang bermain di depan rumah.
dunia masih terlalu indah jika saya menangis malam nanti karena memikirkan gagalnya kisah cinta dengan dia.
dunia terlalu indah untuk menahan lepasnya tertawa saya ini sehingga menunjukkan barisan gigi kelinci saya ini.
dunia masih juga indah dengan tidak adanya siapapun yang membantu saya tentang persoalan gagalnya bercinta.
dunia masih terlalu indah jika saya memutuskan untuk masuk ke dalam kisah cinta sang pangeran negeri seberang dengan permaisurinya. ya, sang pangeran inginkan saya. saya tau itu.
ah, cinta lagi cinta lagi.
saya payah dengan 5 huruf yang bersatu itu.
dunia terlalu indah jika saya lebih memilih untuk melupakan risaunya pekerjaan, lelahnya belajar.
dunia masih terlalu indah untuk saya habiskan berdiam diri tanpa suatu perubahan apapun.
dunia terlalu indah jika saya mengabaikan apa yang ada di hadapan saya saat ini.
saya tidak akan berhenti, ataupun berdiam, apalagi menangis mengiba.
karena dunia terlalu indah.
oooohhhhhhh. i love this world so much.
Subhanallah.
dunia indah.
dunia terlalu indah.
dunia juga masih indah saat saya menulis ini.
Labels:
ah,
amazing,
anak tetangga,
beautiful,
bekerja,
belajar,
cinta,
confession,
curhat colongan,
dunia,
facebook,
gigi kelinci,
indah,
indonesia,
jatuh cinta,
lia dewi,
menangis,
teman,
tertawa
Friday, January 01, 2010
madura. i love madura.
siang ini, saya berdiri sendiri di jembatan Suramadu.
langit terlihat sangat indah biru-putih dan agak oranye karena matahari tak mau diam saja tertutupi oleh sang awan.
saya menstarter Rush ini dan lari 60 km/jam dari parkiran ilegal di jembatan yang sedikit sepi siang ini.
bergegas meninggalkan Pulau Madura dan segala keindahannya.
terlebih manusia satu itu.
laki-laki berpostur sedang, berkulit agak gelap, namun manis sekali saat ia tersenyum.
saya pergi dengan berat hati sejujurnya.
saya masih ingat, tadi malam saya pergi dengannya melihat kembang api yang sepertinya berasal dari dekat monumen Jalesveva Jayamahe.
yah. tadi malam, indah.
saya masih ingat, tadi malam dia dengan sepeda kesayangannya berlari ke arah saya sambil berteriak menyanyikan lagu baru kesukaan saya Maliq n d'essentials - Coba Katakan.
coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan,
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan
oh, dia pasti ingin melamar saya.
itu kalimat yang ada di otak saya tadi malam.
pagi ini, masih seperti tadi malam, indah.
saya mengenal Pamekasan dan semua isinya, berikut motto dari kabupaten ini: Madu Ganda Magesti Tunggal. meski entah apa artinya. namun saya tau, saya mengenal kota ini. saya mengenal laki-laki di hadapan saya pagi ini seperti saya mengenal kakak saya sendiri.
oh, saya jatuh cinta dengan orang ini.
itu kalimat yang ada di otak saya tadi pagi.
siang ini, saya packing dan menangis.
lepaskan Pamekasan dan kembali menuju Jakarta - my life.
siang ini, saya masih mencintai Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, Gerbangkertosusila, jembatan Suramadu, sawah-sawah milik Pak Lek, pedagang-pedagang sayur galak di pasar tradisional langganan Bu Lek saya, tapi saya harus kembali.
sempat saya berfikir, tempat saya bukan di sini saat ini. entah nanti.
sudahlah mas, lupakan saya.
jangan beri harapan.
saya bisa maafkan apa yang terjadi siang ini.
haaaaahhhh.
Madura, Madura, dan Madura.
saya jatuh cinta dengan Pulau ini.
terutama manusia satu itu.
langit terlihat sangat indah biru-putih dan agak oranye karena matahari tak mau diam saja tertutupi oleh sang awan.
saya menstarter Rush ini dan lari 60 km/jam dari parkiran ilegal di jembatan yang sedikit sepi siang ini.
bergegas meninggalkan Pulau Madura dan segala keindahannya.
terlebih manusia satu itu.
laki-laki berpostur sedang, berkulit agak gelap, namun manis sekali saat ia tersenyum.
saya pergi dengan berat hati sejujurnya.
saya masih ingat, tadi malam saya pergi dengannya melihat kembang api yang sepertinya berasal dari dekat monumen Jalesveva Jayamahe.
yah. tadi malam, indah.
saya masih ingat, tadi malam dia dengan sepeda kesayangannya berlari ke arah saya sambil berteriak menyanyikan lagu baru kesukaan saya Maliq n d'essentials - Coba Katakan.
coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan,
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan
oh, dia pasti ingin melamar saya.
itu kalimat yang ada di otak saya tadi malam.
pagi ini, masih seperti tadi malam, indah.
saya mengenal Pamekasan dan semua isinya, berikut motto dari kabupaten ini: Madu Ganda Magesti Tunggal. meski entah apa artinya. namun saya tau, saya mengenal kota ini. saya mengenal laki-laki di hadapan saya pagi ini seperti saya mengenal kakak saya sendiri.
oh, saya jatuh cinta dengan orang ini.
itu kalimat yang ada di otak saya tadi pagi.
siang ini, saya packing dan menangis.
lepaskan Pamekasan dan kembali menuju Jakarta - my life.
siang ini, saya masih mencintai Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, Gerbangkertosusila, jembatan Suramadu, sawah-sawah milik Pak Lek, pedagang-pedagang sayur galak di pasar tradisional langganan Bu Lek saya, tapi saya harus kembali.
sempat saya berfikir, tempat saya bukan di sini saat ini. entah nanti.
sudahlah mas, lupakan saya.
jangan beri harapan.
saya bisa maafkan apa yang terjadi siang ini.
haaaaahhhh.
Madura, Madura, dan Madura.
saya jatuh cinta dengan Pulau ini.
terutama manusia satu itu.
Labels:
bangkalan,
coba katakan,
jalesveva jayamahe,
lia dewi,
madura,
maliq n d'essentials,
pamekasan,
sepeda
Sunday, December 27, 2009
entah tersudut lalu sialan
Kamis, December 24, 2009 @ 23.42 pm
sepulang dari kota Bandung yang indah nian itu. di jalan tol. saya duduk di depan. sang supir, seorang lelaki, yang mana dia adalah teman saya, mengancam ke 7 penumpang mobil itu yang terdiri dari 3 gadis cantik termasuk saya dan 5 orang dengan jenis kelamin: hmm, kabar terakhir.. yah mereka lelaki tulen: heh, awas aja lo semua kalau ada yang tidur. radio gue matiin. ac gak gue nyalain. kaca gue central lock. ahahaha. *ketawa setan*
intinya, dia minta di temani. saya tidak tidur. saya tidak dengar radio. saya hanya bernyanyi Take A Bow - Rihanna.
tau tau salah seorang teman saya bertanya: dew, kita cerita yang serem"yu. yg ttg jalan tol. kan kabarnya di sini serem.
yang lain berteriak: kagaaaaaakkk. awas aja lo cerita begituan. gue tidur!
saya hanya tertawa.
dia bertanya lagi: yaudah dew, kita tanya"an soal cewek aja yu. aku kan gak tau apa apa soal cewek. sama cewekku aja aku masih bingung.
saya jawab: iya mas. tanya apa? jgn yg aneh" ya!!
teman saya: dew, cewek itu liat cowok dari fisiknya aja yah emang?
saya: lho, aku sih fleksibel. aku gak kayak gitu. tapi majority emang. cewek bgitu.
teman saya: kamu pacaran uda brapa kali dew?
gadis cantik yg duduk di bangku belakang, anggi citra berteriak: ratusaaaannnn!!
teman saya: yang bener kamu nggi, emang lidew sebanyak itu pacarannya?
saya hanya tertawa cekikikan di kursi depan.
teman saya: paling lama berapa tahun dew?
saya: hah? tauuunn? bulan mas. 9 bulan mas. in relationship sama sampah. normally cuma 2 bulanan aja malah. saya juga binun mas. kenapa saya malas yanh pacaran lama" bgtu.
Jum'at, December 25, 2009 @ 00.40 am
4 orang teman saya tertidur ternyata. tanpa radio. yang terdengar hanya sesi tanya jawab, narasumber: lia dewi.
teman saya: wah, apa kamu bukan tipe setia dew?
saya: saya orangnya fleksibel mas. saya mau yang serius. maka itu butuh proses. dan Tuhan belum ngasih saya buat hal serius. saya percaya kok Tuhan nyimpen a right man buat saya.
teman saya: oh. okay. but could u teach me why there is an unhandsome guy settled with a beautiful woman?
saya: i don't know. maybe si cewek emg cinta, atau kena rayuan gombal yg tokcer ataupun cewek itu matre. it could be anything lah mas.
teman saya: terus kenapa kamu sekarang jomblo? terlalu pemilih atau selalu liat yang lain, gak bisa fokus ke satu orang gitu yah?
@ 00.52 jakarta interchange, saya membayar uang tol dan mobil yang saya tumpangi ini keluar gerbang tol
saya jawab dengan nada datar: sudah hampir sampai. case closed yah mas. and don't ask me why! bcuz i don't know.
sepulang dari kota Bandung yang indah nian itu. di jalan tol. saya duduk di depan. sang supir, seorang lelaki, yang mana dia adalah teman saya, mengancam ke 7 penumpang mobil itu yang terdiri dari 3 gadis cantik termasuk saya dan 5 orang dengan jenis kelamin: hmm, kabar terakhir.. yah mereka lelaki tulen: heh, awas aja lo semua kalau ada yang tidur. radio gue matiin. ac gak gue nyalain. kaca gue central lock. ahahaha. *ketawa setan*
intinya, dia minta di temani. saya tidak tidur. saya tidak dengar radio. saya hanya bernyanyi Take A Bow - Rihanna.
tau tau salah seorang teman saya bertanya: dew, kita cerita yang serem"yu. yg ttg jalan tol. kan kabarnya di sini serem.
yang lain berteriak: kagaaaaaakkk. awas aja lo cerita begituan. gue tidur!
saya hanya tertawa.
dia bertanya lagi: yaudah dew, kita tanya"an soal cewek aja yu. aku kan gak tau apa apa soal cewek. sama cewekku aja aku masih bingung.
saya jawab: iya mas. tanya apa? jgn yg aneh" ya!!
teman saya: dew, cewek itu liat cowok dari fisiknya aja yah emang?
saya: lho, aku sih fleksibel. aku gak kayak gitu. tapi majority emang. cewek bgitu.
teman saya: kamu pacaran uda brapa kali dew?
gadis cantik yg duduk di bangku belakang, anggi citra berteriak: ratusaaaannnn!!
teman saya: yang bener kamu nggi, emang lidew sebanyak itu pacarannya?
saya hanya tertawa cekikikan di kursi depan.
teman saya: paling lama berapa tahun dew?
saya: hah? tauuunn? bulan mas. 9 bulan mas. in relationship sama sampah. normally cuma 2 bulanan aja malah. saya juga binun mas. kenapa saya malas yanh pacaran lama" bgtu.
Jum'at, December 25, 2009 @ 00.40 am
4 orang teman saya tertidur ternyata. tanpa radio. yang terdengar hanya sesi tanya jawab, narasumber: lia dewi.
teman saya: wah, apa kamu bukan tipe setia dew?
saya: saya orangnya fleksibel mas. saya mau yang serius. maka itu butuh proses. dan Tuhan belum ngasih saya buat hal serius. saya percaya kok Tuhan nyimpen a right man buat saya.
teman saya: oh. okay. but could u teach me why there is an unhandsome guy settled with a beautiful woman?
saya: i don't know. maybe si cewek emg cinta, atau kena rayuan gombal yg tokcer ataupun cewek itu matre. it could be anything lah mas.
teman saya: terus kenapa kamu sekarang jomblo? terlalu pemilih atau selalu liat yang lain, gak bisa fokus ke satu orang gitu yah?
@ 00.52 jakarta interchange, saya membayar uang tol dan mobil yang saya tumpangi ini keluar gerbang tol
saya jawab dengan nada datar: sudah hampir sampai. case closed yah mas. and don't ask me why! bcuz i don't know.
Labels:
anggi citra resmi,
bandung,
bekasi,
curhat colongan,
duh,
lia dewi,
menangis,
nangis,
payah,
sahabat,
sialan,
sujud syukur,
teman,
tersudut
Subscribe to:
Posts (Atom)

