skip to main | skip to sidebar

inilah saya, yang gendut berbaju hijau berkacamata batman.

inilah saya, yang gendut berbaju hijau berkacamata batman.

saya itu, mmm, bagaimana yah. saya itu ya lia dewi.

My Photo
Lia Dewi
beautiful, young and fresh, but not slim. ahaha ,.. I love chocolate, so that i am Fat. (with a big F, indeed). Saya suka sekali bernyanyi. saya menyanyikan lagu apapun, mulai dari The Cure, Avenged Sevenfold, Mariah Carey, sampai Bill & Brod dan Waldjinah. Saya suka tertawa. haha
View my complete profile

mari bertemaaann

  • facebook
  • twitter

tulisan saya

  • ▼ 2015 (1)
    • ▼ October (1)
      • Fiuuuhh, finally...
  • ► 2014 (2)
    • ► September (1)
    • ► January (1)
  • ► 2013 (6)
    • ► November (1)
    • ► July (1)
    • ► April (2)
    • ► March (2)
  • ► 2012 (11)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
    • ► April (2)
    • ► March (2)
    • ► February (3)
    • ► January (1)
  • ► 2011 (22)
    • ► December (3)
    • ► October (2)
    • ► September (2)
    • ► August (10)
    • ► July (3)
    • ► June (1)
    • ► February (1)
  • ► 2010 (11)
    • ► December (1)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (1)
    • ► February (2)
    • ► January (4)
  • ► 2009 (36)
    • ► December (3)
    • ► September (7)
    • ► August (4)
    • ► July (5)
    • ► June (3)
    • ► May (10)
    • ► April (2)
    • ► March (2)

Feel free to follow my twitter :)

online gambling insider.ca

thanks for coming.. \(^^,)/

Subscribe To

Posts
    Atom
Posts
All Comments
    Atom
All Comments

There is always a rainbow after the rain

If you love the rainbow, you have to love the rain too.

Showing posts with label confession. Show all posts
Showing posts with label confession. Show all posts

Monday, April 15, 2013

Sidang Skripsi? Baiklah..

Sebenernya ini postingan di tumblr, tapi berhubung saya susah maintain, makanya di delete sajalah akun tumblr tsb. jadi, boleh ya, saya pindah ke sini? hehe

----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Saya, manusia yang amat bersyukur dengan apa yang Allah SWT titipkan ke saya. Apapun itu.

Terutama rezeki yang Dia beri.
And I’m so grateful.
Saya bertanya ke keluarga tentang bagaimana kelanjutan pendidikan akademik saya? Saya ingin sekali kuliah. Saya juga ingin bekerja.
Orang tua menyarankan untuk mengambil kuliah malam.
Kalau di Jakarta, rasanya tidak mungkin. Kan saya sering lembur dan sistem kerja shift.
Semester pertama,tidak mudah. Saya hanya belajar lewat modul, buku-buku besar semua mata kuliah saya beli. Ujiannya bagaimana? Lancar kok. Hasilnya yang tidak lancar. Haha.
Saya ber-IP 2,3 saja. Sedih? Pasti.
Dan fix. Semester kedua saya resmi menjadi mahasiswa jurusan Penerjemahan Bahasa Inggris.


Rezeki itu tak melulu soal uang. Namun keluarga, sahabat, suasana hati, air, udara, kesehatan, kekuatan, passion, semangat pun termasuk rezeki.
Sampai tiba di hari ini yang merupakan moment penting di dalam hidup saya. Satu hal yang menentukan hasil dari usaha keras selama ini yaitu sidang skripsi.
Sejak lulus SMA, waktu itu tahun 2006, saya yang (Alhamdulillah) bersemangat sekali dalam hal edukasi sebenarnya punya kesempatan untuk kuliah reguler dimanapun tempatnya. Tapi saya tidak egois. Saya punya adik yang beda 2 tahun dengan saya. Awalnya ia tidak sesemangat saya dalam hal pendidikan. Namun sekarang setelah lulus D3 dan bekerja, ia menemukan passionnya. Ia bekerja keras. Saya kagum and I’m very appreciate it.
Jadi, selepas SMA dulu saya memutuskan untuk mendaftarkan diri mengikuti SPMB dan dalam waktu bersamaan saya juga melamar pekerjaan yang di infokan dari sekolah.
Waktu itu tanggal 5 Juli 2006, hari tes SPMB bersamaan dengan tes interview yang saya lamar. Dang!
Itulah hal-hal yang membantu proses pendewasaan diri saya. Mengambil keputusan yang baik untuk saya dan keluarga.
Melalui sholat istikhoroh lah saya berani untuk menentukan. Allah SWT benar-benar sayang dan baik kepada umatNya.
Saya tidak ikut SPMB namun lulus diterima kerja di salah satu perusahaan manufaktur Jepang besar di Cikarang.
Allah Maha Penyayang.
Timbul lagi masalah baru. Saat itu belum ada tempat perkuliahan di Bekasi yang mengadakan kuliah malam yang bisa shift sesuai jurusan yang saya inginkan. Komunikasi atau Pendidikan.
Tiba-tiba ingat dengan Universitas Terbuka yang pernah diceritakan guru bahasa inggris saya, Ms. Nana. Tanpa ragu lagi saya menyambangi UT yang bertempat di komplek UNJ Rawamangun.
Alhamdulillah. Sejak itu, Agustus 2006 saya terdaftar menjadi mahasiswa UT jurusan Komunikasi.
Bulan Januari 2007 saya dan teman-teman berkewajiban melaporkan kegiatan selepas SMA ke sekolah. Saat itu hanya segelintir teman yang lanjut kuliah. Saya bertemu Ms. Nana. Ia bertanya “Kenapa kamu gak ambil jurusan bahasa inggris saja dew?” Mengingat saya langganan ikut lomba English Debate, English Speech, English Listening dan lomba bahasa inggris lainnya mewakili sekolah.
Okay. Saya pikir ada benarnya kata guru saya. Saya mencari info cara Alih Kredit dan pindah jurusan. Ke UT pusat di Pondok Cabe di hari selasa sewaktu masuk malam. Kebayang dong bagaimana lelah dan ngantuknya saya?
Semua itu tidak semulus merangkai huruf di Tumblr ini. Perlu upaya gigih untuk kerja sembari kuliah. Apalagi segalanya dengan uang sendiri.
Tahun 2010 Alhamdulillah saya lulus D3 dengan IPK 2,56 tanpa harus membuat tugas akhir.
Langsung, saya mencari kampus mana yang bisa transfer dari D3 ke S1. Sejujurnya, saya ingin sekali berkuliah di UI. Tempat impian banyak orang. Namun mereka tidak terima program tsb.
Di tahun 2011 saya menemukan kampus ini, STIBA IEC Jatinegara Baru dan hanya butuh 1 tahunan saja untuk menyelesaikan S1. Tanpa pikir lama, saya mendaftar.
And now, here I am. Sejak 2006 sampai 2012 saya selalu menggunakan uang sendiri untuk apapun. Malah, orang tua senang sekali dengan kemandirian saya dan Alhamdulillah uang tsb bisa untuk membayar PLN, menambah uang kuliah adik saya, juga menambah uang belanja ibu.
Tomorrow, November 9th, 2012 will be the next special moment for me. Bismillahirrohmanirrohim. Biidznillah saya bisa! Aamin.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Alhamdulillah, saya lulus:)
author Lia Dewi @ Monday, April 15, 2013 0 komentar asik
Labels: barrakallah, confession, curhat colongan, duh, dunia, dzikir, guruku, guruku pahlawanku, kuliah, menangis, sekarang, sekolah, there is a rainbow after the rain

Thursday, November 18, 2010

kita itu berharga, mereka yang buta

sekarang hampir jam 8 malam, di kamar sempit serba pink ini..
gadis sebaya dengan saya berdiri di depan lemari sambil memegang tripod kecil kuning dan kamera lomo infra merah yang baru saya beli 3 bulan lalu.
saya baru datang dari solat berjamaah di mushola depan rumah dan kaget kenapa ada dia di dalam kamar saya.
gadis ini teman saya, meski bukan teman akrab, dan entah kenapa dia menangis. katanya mau curhat.
okay, saya lepas mukena, menguncir kuda rambut saya, menyalakan kipas angin dan duduk di atas kasur berselimut kain tipis motif leopard.

saya: ayo neng, sok atuh di caritakeun

dia: maaf ya dew, gue ngerepotin, gak tau kenapa yg ada di kepala gue cm elu, gue mesti curhat ke elu

saya: take it easy gurl. buruaaaaann, gue keburu ngantuk nii

dia: gue skrg emg gak punya pacar dew, tapi ada 1 cowok yg ngajak gue married ni. katanya dia mau serius sama gue ni. yaaaahh lumayan alim si kata gue, gue mau sm dia. kerjaannya mapan. keliatannya emg serius.

saya: langsung ke pokok masalah dong mbak. eh bentar yee, gue ke bawah dlu ambilin lu minum. mau apa? sirup apel aja yak. sepupu gue br balik dr Malang. masi fresh jadinya. hihi

saya turun sambil membuatkan dia segelas sirup apel dan menyuguhkan beberapa potong pisang goreng.

saya: silakan di cicip mbak yuuu

dia: thanks dew, oke, gue lanjut yah.

saya: iye iye (jawab saya seraya melipat-lipat papercraft harimau yang baru saya cetak tadi siang)

dia: ini tu pertama kalinya gue serius sm seseorang. malam minggu kemarin, dia bilang mau ke rumah. okay lah gue prepare. dia bilang, dia mau ketemu dan ngobrol sm bokap gue. uuhh, gue seneng bgt dew..

saya (agak gak sabar denger cerita si neng): sooooo, ayo lah intinya aja

dia: yampun dew, yg curhat kan gue., lu kenapa si? apa gak mau dengerin gue?

saya: mau. mau kok. gue malah penasaran sm cerita lu jeng. hehe

dia: makanya lu sabar. tau gak si dew?

saya: gak tau, kan kita baru ketemu ini doang setelah 1 taunan. haha

dia: aah bercanda ae lu

saya: ampun ampun. hehe

dia: dia ternyata gak dateng dan gak kasih kabar. gue hampir mati nungguin dia malem itu. bokap gue agak kecewa. mana nanya mulu dia mana. gue gak tau dew dia kenapa dan kemana. gue cm nangis aja di kamar sampe pagi. bokap jadi sedih lah..

saya: masyaallah. tega bgt tu cowok. siapa si dia? gue kenal gak?

dia: parahnya, lu kenal dew. dia temen SMP kita. dulu dia pernah nembak lu kalo gak salah, tapi lu tolak.

saya: siapaaaa?

dia: *menyebut sebuah nama*

saya: haha. diaaaa... trus kenapa tadi lu nangis? (papercraft harimau tadi gagal terbentuk, kok malah lebih mirip burung perkutut yah ketimbang macan tutul?)

dia: gue mikir. kenapa gue di giniin yah? gue seminggu ini introspeksi diri salah gue apa sama dia. apa ini balesan tuhan atas semua kelakuan gue yg suka nyakitin cowok??

saya: hmm, i don't know exactly. *hoam* saya menguap.

dia: apa gue gak seberharga itu ya dew, sampe gue di giniin.

saya: (dang! bagai di pukul pake sendok) *asem, sedih bgt gue denger dia nyebutin kalimat terakhir ini*

dia: gue sekarang boleh nangis ya dew.. (sambil meluk"bantal gue)

saya beri dia tisu gulung dan menyesali: yah nyuci sarung bantal sebantal-bantalnya niiii..
mungkin sudah agak lega dia bercerita ke saya tentang calonnya yang mengecewakan itu, meski saya tidak memberinya jalan keluar.
jam 10 kurang 5 menit gadis itu keluar dari kamar saya sembari membawa pulang Jazz RS putih miliknya yang di parkir agak jauh dari pagar rumah saya.

kemudian saya tidur menatap langit-langit kamar, mengambil tasbih sambil berdzikir dan mengulang kalimat teman saya tadi: apakah tidak berharga diri ini sehingga di perlakukan seperti ini??
author Lia Dewi @ Thursday, November 18, 2010 0 komentar asik
Labels: ah, berharga, confession, curhat colongan, duh, dunia, dzikir, gagal, girls, menangis, menikah, papercraft, sahabat, sendok, serius, teman, tertawa

Saturday, January 09, 2010

dunia ini terlalu indah untuk saya =D

dunia terlalu indah jika saya bicara tentang sialnya saya yang berturutan.

dunia terlalu indah untuk menyimpan senyum saya saat melihat anak-anak kecil tetangga yang bermain di depan rumah.

dunia masih terlalu indah jika saya menangis malam nanti karena memikirkan gagalnya kisah cinta dengan dia.

dunia terlalu indah untuk menahan lepasnya tertawa saya ini sehingga menunjukkan barisan gigi kelinci saya ini.

dunia masih juga indah dengan tidak adanya siapapun yang membantu saya tentang persoalan gagalnya bercinta.

dunia masih terlalu indah jika saya memutuskan untuk masuk ke dalam kisah cinta sang pangeran negeri seberang dengan permaisurinya. ya, sang pangeran inginkan saya. saya tau itu.

ah, cinta lagi cinta lagi.
saya payah dengan 5 huruf yang bersatu itu.

dunia terlalu indah jika saya lebih memilih untuk melupakan risaunya pekerjaan, lelahnya belajar.

dunia masih terlalu indah untuk saya habiskan berdiam diri tanpa suatu perubahan apapun.

dunia terlalu indah jika saya mengabaikan apa yang ada di hadapan saya saat ini.

saya tidak akan berhenti, ataupun berdiam, apalagi menangis mengiba.
karena dunia terlalu indah.

oooohhhhhhh. i love this world so much.
Subhanallah.

dunia indah.
dunia terlalu indah.
dunia juga masih indah saat saya menulis ini.
author Lia Dewi @ Saturday, January 09, 2010 1 komentar asik
Labels: ah, amazing, anak tetangga, beautiful, bekerja, belajar, cinta, confession, curhat colongan, dunia, facebook, gigi kelinci, indah, indonesia, jatuh cinta, lia dewi, menangis, teman, tertawa

Tuesday, May 05, 2009

confession of my past

takut gagal? pasti. meski gw suka kepedean, tapi gw takut bakal gagal. meski gw sok enjoy nikmatin kekalahan, tapi gw pasti nyesek sebetulnya.
yang kemaren? gw lupa. gw lupa gw pernah gagal apa aja. ngapain juga di itung-itung. di inget aja kagak. beberapa yg 'gak sengaja' keingetan, tu gw paksain buat support gw biar lemah trus-trusan. gw payah. tapi gw sotoy. sok tau. sok asik. sok yakin. kepedean tepatnya.
bismillah aja laa.
tawakkal. qanaah. percaya. meski gw tao bakal gagal. maju aj cing, anggep aja coba-coba berhadiah. ahaha.
eia, gambaran gw ttg idup ini yg bisa gagal bisa hepi, gw inget aja, gw tu cm pasien di ruang tunggu rumah sakit. gw gak tau kapan giliran gw kaan? kecuali gw dateng paling awal, jadi gw bisa perkiraan siapa dluan yg dpt giliran (arisan maksud loh we?).
nah tapi kan gw baru masuk ruang tunggu dokter, di situ udaa bejibun pasien ngantri.
ohmyGod.
hmm, slagi nunggu giliran, gw kan bisa baca buku, dgr radio d ruang tunggu, ya kaan?

yowes laa, kita nyanyi aja..Great DJ- the ting things, tau kaan?

Fed up with your indigestion.
Swallow words one by one.
Your folks got high at a quarter to five.
Don’t you feel you’re growing up undone.

Nothing but the local DJ.
He said he had some songs to play.
What went down from this fooling around.
Gave hope and a brand new day.

Imagine all the girls,
Ah ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah.
And the boys,
Ah ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah.
And the strings,
Eee, eee, eee, eee, eee, eee, eee, eee.
And the drums, the drums, the drums, the drums, the drums, the drums, the drums, the drums, the drums, the drums, the drums, the drums.

Oh.

Nothing was the same again.
All about where and when.
Blowing our minds in a life unkind.
Gotta love the bpm.
When his work was all but done
Remembering how this begun.
We wore his love like a hand in a glove.
There’s a future plays it all night long.

Nothing but the girls,
Ah ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah.
And the boys,
Ah ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah.
And the strings,
Eee, eee, eee, eee, eee, eee, eee, eee.
And the drums, the drums, the drums, the drums, the drums, the drums…..

Imagine all the girls.
Ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah.
And the boys,
Ah ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah.
And the strings,
Eee, eee, eee, eee, eee, eee, eee, eee.
And the drums,
Ah ah ah ah, ah, ah, ah, oh.

All the girls
Ah ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah.
And the boys,
Ah ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah.
And the strings,
Eee, eee, eee, eee, eee, eee, eee, eee.
And the drums, the drums, the drums, the drums.
author Lia Dewi @ Tuesday, May 05, 2009 0 komentar asik
Labels: confession, gagal, great DJ, iklan mizone, payah, radio, the ting things
Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod