apa yang anda pikirkan saat semua rencana-rencana anda tidak berjalan dengan baik?
awalnya semua terlihat akan mulus dan lancar.
pekerjaan, pendidikan, perekonomian, kerohanian, juga kehidupan sosial.
kelima aspek tersebut awalnya mendapat nilai 8, skala 10.
mendekati sempurna.
namun, tiba-tiba krisis global mendera.
pekerjaan idaman yang selama ini di lakoni mendadak butuh reduce karyawan, dan anda salah satunya.
otomatis, kondisi perekonomian terganggu.
bagaimana dengan pendidikan?
jelas ikut runyam.
memang, anda mendapatkan beasiswa untuk program pascasarjana tersebut dari suatu instansi.
dan hey! anda jobless sekarang.
pasti berfikir bagaimana tiap malam ke kampus dengan status jobless?
dengan cara jalan kaki ke kampus?
apa kabar dengan tugas membuat paper yang terdiri dari puluhan lembar dan harus di jilid?
bagaimana dengan obsesi mendapatkan maxima cum laude?
atau menahan diri untuk menolak ajakan teman ke kantin saat breaktime?
nah, menolak ajakan teman tadipun menambah deretan faktor gagalnya mempertahankan nilai 8 pada aspek kehidupan anda.
yak, kehidupan sosial andapun terganggu.
jika, 4 aspek tersebut sudah carut-marut, acakadul, morat-marit terus bagaimana?
anda boleh stress, namun masih belum hilang ingatan kan?
anda punya Pencipta, anda tidak berdiri sendiri.
dan saat semua nilai anda 0 pun, Dia tidak meninggalkan anda.
di sinilah sisi kerohanian anda di pertanyakan.
anda dan saya boleh kok punya rencana-rencana hebat dalam hidup, namun jika Sang Maha Mengatur tidak mengizinkan bagaimana?
yuk, mari minta ke Sang Pencipta, mohon di permudahkan segala urusan keduniawian kita.
supaya nanti juga baik dalam urusan akhiratnya.
mohon di berikan yang terbaik untuk aspek-aspek kehidupan lainnya.
tidak perlu nilai 10 atau mendekati sempurna, namun segalanya lancar dan anda bisa enjoy.
Dia Sang Maha Pencipta, Maha Mengatur segalanya.
Subhanallah.
Showing posts with label hidup dan mati. Show all posts
Showing posts with label hidup dan mati. Show all posts
Friday, August 26, 2011
Life, life, and life!
Labels:
alhamdulillah,
bekerja,
belajar,
dzikir,
hidup dan mati,
persahabatan,
shalat,
sujud syukur,
tenang
Tuesday, February 15, 2011
belajar desain.
hari ini.
saya belajar mendesain dan terjun langsung dalam pembuatan kostum kubur.
yups.
hari ini saya membantu ibu memotong-motong kain kafan untuk salah satu kerabat yang meninggalkan dunia tadi malam.
hari ini.
saya ingat.
buat 5 tali yang akan di ikatkan di atas kepala, di leher, di bawah dada, di lingkaran paha juga di pergelangan kaki.
hari ini.
saya juga melihat bagaimana prosesi memandikan makhluk ALLAH yang sudah tak bernyawa.
hari ini.
saya punya pelajaran hebat.
saya punya pengalaman berharga.
yah paling tidak saya tahu cara mendesain kostum kubur nantinya.
Labels:
hidup dan mati,
kostum kubur,
menangis,
menunggu
Friday, January 22, 2010
kita semua adalah pasien klinik 24 jam
kita semua adalah pasien klinik 24 jam.
apa maksudmu dew?
maksud saya ya itulah.
hidup ini hanyalah menunggu mati.
kita ini seperti pasien yang ada di ruang tunggu yang penuh di sebuah klinik 24 jam di pinggiran kota.
kita gak tau kapan bakalan di panggil buat di periksa.
yang kita tau, klinik ini 24 jam.
apa maksudmu dew?
maksud saya ya itulah.
hidup ini hanyalah menunggu mati.
kita ini seperti pasien yang ada di ruang tunggu yang penuh di sebuah klinik 24 jam di pinggiran kota.
kita gak tau kapan bakalan di panggil buat di periksa.
yang kita tau, klinik ini 24 jam.
Labels:
di pinggiran kota,
hidup dan mati,
klinik 24 jam,
lia dewi,
menunggu,
pasien
Subscribe to:
Posts (Atom)
