skip to main | skip to sidebar

inilah saya, yang gendut berbaju hijau berkacamata batman.

inilah saya, yang gendut berbaju hijau berkacamata batman.

saya itu, mmm, bagaimana yah. saya itu ya lia dewi.

My Photo
Lia Dewi
beautiful, young and fresh, but not slim. ahaha ,.. I love chocolate, so that i am Fat. (with a big F, indeed). Saya suka sekali bernyanyi. saya menyanyikan lagu apapun, mulai dari The Cure, Avenged Sevenfold, Mariah Carey, sampai Bill & Brod dan Waldjinah. Saya suka tertawa. haha
View my complete profile

mari bertemaaann

  • facebook
  • twitter

tulisan saya

  • ▼ 2015 (1)
    • ▼ October (1)
      • Fiuuuhh, finally...
  • ► 2014 (2)
    • ► September (1)
    • ► January (1)
  • ► 2013 (6)
    • ► November (1)
    • ► July (1)
    • ► April (2)
    • ► March (2)
  • ► 2012 (11)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
    • ► April (2)
    • ► March (2)
    • ► February (3)
    • ► January (1)
  • ► 2011 (22)
    • ► December (3)
    • ► October (2)
    • ► September (2)
    • ► August (10)
    • ► July (3)
    • ► June (1)
    • ► February (1)
  • ► 2010 (11)
    • ► December (1)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (1)
    • ► February (2)
    • ► January (4)
  • ► 2009 (36)
    • ► December (3)
    • ► September (7)
    • ► August (4)
    • ► July (5)
    • ► June (3)
    • ► May (10)
    • ► April (2)
    • ► March (2)

Feel free to follow my twitter :)

online gambling insider.ca

thanks for coming.. \(^^,)/

Subscribe To

Posts
    Atom
Posts
All Comments
    Atom
All Comments

There is always a rainbow after the rain

If you love the rainbow, you have to love the rain too.

Showing posts with label hero. Show all posts
Showing posts with label hero. Show all posts

Thursday, December 17, 2009

habis dan menangis

kalau dengar kata meninggal, pasti di ikuti dengan rentetan pertanyaan: siapa yang meninggal, meninggalnya kenapa, kapan nafas terakhirnya, dimana?
beliau meninggal, Pak Harsono, meninggal setelah main badminton, tapi sempat di bawa di ICU sebuah rumah sakit swasta dekat rumah.
yah.
beliau ayah dari teman SD ku. beliau sahabat ayahku, sahabat ibuku, sahabat adik-adikku, sahabat seluruh keluargaku, sahabat 1 RukunWarga, RW 011.
beliau mantan ketua RW.
belum ada 1 bulan dia menikahkan anak keduanya.

aku masih ingat saat beliau panggil aku: pensberatmekeljeksen, karena beliau pernah melihatku berteriak-teriak menyanyikan lagu Michael Jackson - Black/White dan mempraktekan moonwalk di depan rumah sambil memegang gagang sapu. aku masih ingat tertawanya.

hari itu hari minggu, hari yang cerah namun langit tampak murung.
saya sekeluarga berangkat sholat dzuhur di musholla depan rumah dan sholat jenazah.
sepulang sholat, agak kaget memang, langit yang tadi pagi terlihat murung kini menangis.
hujan rintik-rintik seakan sama sekali tak ingin menyakiti mereka para sanak keluarga, kerabat dan sahabat, dan mereka para pengantar jenazah kemana beliau akan di kuburkan.
tetesan air hujan terasa terjatuh lembut di pipiku, bercampur dengan air mataku.
kucium punggung tangan Ibu Harsono tanpa bicara apa-apa karena aku tak berani menatap matanya yang terlihat tabah dan pasrah. "dia hebat" kupikir.
sang Ibu terlihat cantik saat berkata meski sambil menangis, "maafin bapak ya wi." kujawab dengan anggukan. aku masih tak berani menatapnya.

hari itu hari minggu.
semua menangis,
para sanak keluarga menangis, kerabat dan sahabat menangis, dan mereka para pengantar jenazah menangis, langitpun ikut menangis.
hari cerah dengan adanya sinar matahari yang cukup dan rintikkan air hujan yang terjatuh lembut di atas tanah pekuburan itu, tempat istirahat terakhir milik ayah sahabat kami, Ibnu Tri semoga di beri ketabahan.
dan untuk Almarhum Ayahanda Haji Suharsono.

semoga amal ibadahnya di terima ALLAH SWT.
Aamin.
author Lia Dewi @ Thursday, December 17, 2009 0 komentar asik
Labels: habis, hero, lia dewi, menangis, menikah, sahabat

Thursday, July 16, 2009

ah, oh, duh..

Saya hanya duduk di depan meja kerja ini. Tangan kanan di atas mouse, tangan kiri di lipat di atas meja, tergugu di depan monitor plasma, segelas air putih di ujung meja, lama-lama saya tertidur, dengan kepala menempel di atas keyboard bermerek Genius ini. Huaah, semoga saya tertular Genius.
Oh, tidak sepertinya, saya lebih baik bangun, duduk tegap, dan menggunakan earphone untuk mendengarkan lagu-lagu korea di winamp saya.
Ah, saya lupa. Dokumen ini hars di kerjakan. Sial. Deadline! Besok, tanggal 17. OH MY..OH MY..

Forget it. I must face up this world.

Saya di buru waktu, agent di Jepang memburu dokumen. Dan itu kerjaan teman saya. Teman saya sudah membaca notification tersebut, namun dia dengan sengaja tidak di kerjakan, dan keluar kantor untuk market. Dan (parahnya) saya mau tak mau harus mengerjakan dokumen tersebut, selagi teman saya sedang di luar. Tuhan, saya sungguh tidak mengerti: harus di apakan dokumen- dokumen ini? Saya Bantu sekuat tenaga. And finally, after more 20 mails, done! I know, I did may best. Saya bilang begitu ke agent Jepang itu, Mr.Hero dan Mr.Tanino. mereka mengejar saya gak ngira-ngira. Mereka jawab: sure, you are always.

Tiba-tiba bosan dengan lagu Korea. Ah, saya ganti dengan lagu-lagu Paramore. Decode dan My Heart. Haha.

Duh, pusing kalau saya pakai earphone ini melulu.
author Lia Dewi @ Thursday, July 16, 2009 0 komentar asik
Labels: ah, deadline, duh, earphone, genius, hero, jepang, korea, oh, paramore, tanino
Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod