skip to main | skip to sidebar

inilah saya, yang gendut berbaju hijau berkacamata batman.

inilah saya, yang gendut berbaju hijau berkacamata batman.

saya itu, mmm, bagaimana yah. saya itu ya lia dewi.

My Photo
Lia Dewi
beautiful, young and fresh, but not slim. ahaha ,.. I love chocolate, so that i am Fat. (with a big F, indeed). Saya suka sekali bernyanyi. saya menyanyikan lagu apapun, mulai dari The Cure, Avenged Sevenfold, Mariah Carey, sampai Bill & Brod dan Waldjinah. Saya suka tertawa. haha
View my complete profile

mari bertemaaann

  • facebook
  • twitter

tulisan saya

  • ▼ 2015 (1)
    • ▼ October (1)
      • Fiuuuhh, finally...
  • ► 2014 (2)
    • ► September (1)
    • ► January (1)
  • ► 2013 (6)
    • ► November (1)
    • ► July (1)
    • ► April (2)
    • ► March (2)
  • ► 2012 (11)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
    • ► April (2)
    • ► March (2)
    • ► February (3)
    • ► January (1)
  • ► 2011 (22)
    • ► December (3)
    • ► October (2)
    • ► September (2)
    • ► August (10)
    • ► July (3)
    • ► June (1)
    • ► February (1)
  • ► 2010 (11)
    • ► December (1)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (1)
    • ► February (2)
    • ► January (4)
  • ► 2009 (36)
    • ► December (3)
    • ► September (7)
    • ► August (4)
    • ► July (5)
    • ► June (3)
    • ► May (10)
    • ► April (2)
    • ► March (2)

Feel free to follow my twitter :)

online gambling insider.ca

thanks for coming.. \(^^,)/

Subscribe To

Posts
    Atom
Posts
All Comments
    Atom
All Comments

There is always a rainbow after the rain

If you love the rainbow, you have to love the rain too.

Showing posts with label Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Jakarta. Show all posts

Saturday, April 28, 2012

My iPod Playlist

Sore ini, saya duduk tepat di depan patung Merlion.
Berfikir keras apakah kamu layak untuk di pertahankan.
Seperti kamu menahanku saat aku mau selesaikan hubungan ini dengan sebuah tanda titik.

Ku nyalakan iPod ku. Memainkan sebuah lagu lama kesukaan guru SD ku di Jakarta dulu, Krisdayanti - Menghitung Hari.
Ah, semakin perih rasanya.
Ku perhatikan seorang anak kecil berusia 3 atau 4 tahun, yah mungkin seumuran anakmu membawa lolipop sedang berlari ke arah Merlion.
Kalau saja kamu mau meninggalkan Kuala Lumpur dan stay bersama anak laki-lakimu yang kamu titipkan ke ibumu di Jakarta, pasti aku tidak akan menggalau seperti ini di sini.
Lagu yang terputar secara acak di iPod touch yang kamu belikan dulu sebagai hadiah anniversary 1 tahun perkenalan kita memainkan lagu dari Rio Febrian - Bertahan.
Lho, tersadar jika lagu-lagu di dalam playlist ini amat sangat penuh dengan sindiran dan nyinyir.
Minggu depan aku kembali ke Jakarta. Bertemu kamu yang katanya mau bicara sesuatu. Penting.
Kamu tau nggak?
Aku belum beli tiket.

Now Playing: Travis - Marry me.
Aku tau kamu mau bicara apa. Beside I know that you are going to propose me..
And in other side I know it suddenly. Yes, it is!
Aku sudah tau sebenarnya kamu kenal dengan seseorang yang ku temui di sekitaran Kampong Glam dan sekarang menjadi teman satu flatku.
Dia Sabine, gadis cantik luar biasa blasteran Jerman-Arab yang memang sudah 5 tahunan tinggal di Singapore.
Dan ternyata kamu bukan hanya sekedar kenal dia, semakin tak percaya dengan perihnya kenyataan saat kusadari alasan mengapa kamu sama sekali tidak mau menemuiku di sini.
Aku sudah tau, Sabine itu mantan istrimu.

Ku matikan iPod menyedihkan ini karena sudah hampir maghrib, aku mau ke Sultan Mosque. Jalan kaki saja, tidak mau naik MRT.
Malu dengan penumpang lain kalau ketahuan aku menangis.
author Lia Dewi @ Saturday, April 28, 2012 0 komentar asik
Labels: iPod, Jakarta, Kampong Glam, Kuala Lumpur, Merlion, MRT, park, Sabine Al-Munaf, Singapore, sultan mosque

Wednesday, October 26, 2011

Jakarta's dream

Ini tentang mimpi Jakarta yang ga pernah mau denger kata katanya Agnes Monica.
Dream, Believe, and Make it happen!
Jakarta cuma mao dream sama believe nya doang men. Dia ga mao make it happen!
Cek deh di jln Asia Afrika Senayan sama Kuningan. Dia menancapkan berbatang batang baja sejak beberapa tahun lalu ke tulangnya. Tapi liat men, sekarang menjadi bangkai sampe karatan gitu.
Dan Jakarta pun ga peduli sama armada TransJakarta yang tadinya jadi andalan, sekarang malah kumuh ga keurus. Saya pernah lecet karena pilar halte terkelupas.

Banyak juga hal hal lain yang bikin Jakarta kebanyakan mimpi, tapi ga berani realize.
Okay,saya ga akan tutup mulut, mata, telinga.
Sampe Jakarta mao berubah. Semoga next time Jakarta mao dengerin apa kata Agnes Monica ya.
Published with Blogger-droid v1.7.4
author Lia Dewi @ Wednesday, October 26, 2011 0 komentar asik
Labels: #hariblogger, Jakarta, mumet, sumpek
Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod